Sabtu, 09 April 2011

AKU CINTA ALLAH SWT_Post

Telah ku mngrti zatMu dalm ilmuMu,telh ku kethui sfatMu dalm batinku,jg telh ku pahami asmamu dri agamaku,kersakan sert nikmti af'almu dlm rohku.
Getar hatku smakn kncang tuk brjmpa dgnMu.
& ktk saat itu tba,subhanallah,Alhamdulillah,Allahuakbar rohku brtsbih, brtahmid dan brtkbir,tk dpt kuungkap dg kata2, krn aku tdk brsma ragaku aku kian trpsona dlm nkmatMu. Alhamdlillah,yahu Allah,Allahuakbar

Keluarganya Bersatu Kembali

By: M. Agus Syafii

Pertengkaran demi pertengkaran mewarnai rumah tangganya, tak terelakkan lagi. Sampai pada suatu hari istrinya mengancam, memaksa minta cerai. Dalam keadaan emosi dirinya menjawab tantangan itu, 'Siapa takut? Ayo kita urus..!' Istrinya memaksa malam itu juga pulang ke rumah orang tuanya dengan membawa anak laki-lakinya yang baru berumur satu tahun, sementara anak laki-laki yang sulung berumur empat tahun tetap bersamanya. Setelah bepergian istrinya, terasa betapa repotnya harus memasak, mengurus rumah tangga, mencuci, membersihkan lantai, memandikan anak, memakaikan baju, menyuapi. Padahal dirinya juga harus membuka toko yang ada di depan rumah. Rasa sepi, marah, dendam, kecewa, kesal atas semua yang terjadi bercampur aduk dalam pikirannya. Hidupnya menjadi kacau, rumah dan tokonya lama-lama tak terurus, anaknya dan dirinya terbengkalai, mulailah terseret oleh pengaruh judi dan kehidupan malam. Makin lama usahanya semakin habis.

Malam itu di Rumah Amalia terasa hening. Tidak lama kemudian istri saya menyuguhkan teh manis dan kue. Beberapa kali terlihat tangannya menyeka air mata yang sudah berjatuhan dipipinya. Ia teringat akan keagungan & keutamaan shodaqoh maka ia bershodaqoh dengan harapan keluarganya bersatu kembali. Saya kemudian mempersilahkan untuk mengambil air wudhu agar meredam kegelisahan hatinya dengan mengingatkan bahwa apapun yang terjadi pada dirinya untuk mengembalikan semua masalah hidupnya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan berdoa memohon kepada Allah agar keluarganya bersatu kembali.

Tidak lama kemudian dijemputlah istrinya. Sang istri akhirnya mau kembali ke rumah. Hari-hari berlalu jauh lebih indah dibanding sebelumnya. Suara lantunan ayat suci al-Quran senantiasa terdengar. Sholat fardhu berjamaah senantiasa dikerjakan. Ujian dan cobaan yang Allah berikan pada keluargannya telah mampu dilewatinya dengan baik. Keluarganya selamat dari kehancuran dengan semakin mendekatkan diri kepada Allah. 'Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Allah. Allah begitu sangat menyayangi kami sekeluarga yang telah menyelamatkan kami dari kehancuran,' ucapnya penuh syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala.karena keluarganya telah bersatu kembali. Subhanallah..
 Diterpa Badai Kehidupan

By: M. Agus Syafii

Terkadang kita diterpa badai kehidupan tanpa kita duga. Ujian & cobaan hidup bisa berupa sakit, kemiskinan, musibah sebenarnya agar kita ingat bahwa kehidupan ini berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah. Ada seorang bapak yang selama hidupnya jauh dari Allah. Sampai ada satu peristiwa yang begitu mengejutkan sehingga menyadarkan dirinya betapa Maha Besarnya Allah menegur dirinya karena telah lalai. Seorang bapak yang harus masuk Rumah Sakit Jantung Harapan Kita untuk di opname karena sakit jantung koroner yang dideritanya. Dokter telah memvonis untuk operasi. Hasil penelitian pemeriksaan dengan teliti menunjukkan ada yang tidak beres pada klep jantungnya.

Dokter berpesan pada istrinya agar berdoa memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala karena kemungkinan untuk sembuh sangatlah tipis. Kegagalan operasi jantung bisa berakibat kematian, pernyataan itulah yang membuat istrinya merasa terpukul. Beliau teringat suami yang dicintainya empat puluh tahun lebih telah dilewatinya berbagai suka maupun duka. Kebahagiaan dan penderitaan, tangis dan tawa selalu dirasakan bersama. Air matanya membasahi pipi. Rasanya kehawatiran itu menyelimuti hatinya, takut akan ditinggal selama-lamanya.

Sampai kemudian istrinya berniat menyisihkan rizkinya untuk Rumah Amalia dan berdoa, 'Ya Allah, Ya Tuhanku, Engkau yang Maha Tahu, jadikanlah shodaqohku ini karena mengharap ridhaMu Ya Allah dan menjadi sarana kesembuhan suamiku.' Doa itu dipanjatkan dengan sepenuh hati. Beberapa hari setelah dilakukan operasi jantung. Dokter itu memberitahukan kepada Ibu bahwa operasi dilaksanakan berhasil, keadaan semakin membaik. Kemudian sang suami diperbolehkan untuk pulang dalam keadaan sehat walfiat. Seluruh keluarga itu sangat bersyukur kepada Allah atas kesembuhan dan kasih sayang Allah yang telah diberikan pada mereka sekeluarga. Subhanallah.

Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Yaitu mereka yang apabila tertimpa musibah mengucapkan, 'Kami berasal dari Allah dan akan kembali kepadaNya (QS al-Baqarah (2) :155-156).
by : Lhein Wu
Assalamu Alaikum Wr. Wb
ini untuk semua teman-teman dan terkhusus untuk semua orang di dunia ini.
Kenapa kita harus saling menghujat antar sesama umat beragama ?? katanya kita beragama, berpendidikan lagi, tapi apa !! Kalau kita seperti ini terus bisa-bisa hal inilah yg merusak agama kita.
Dan untuk Muslim yg ada diluar sana, kenapa kita harus termakan omongan mereka yg sudah jelas-jelas akan merusak iman. Biarkan mereka mengeluarkan kata-kata apapun tentang Tuhan kita, nabi kita, kitab kita, tapi jangan jadikan itu suatu hal yg memancing suatu pertengkaran bahkan saling bermusuhan.
Kita para Muslim diajarkan untuk saling bertoleransi antar umat beragama, tak usahlah kita ladeni mereka, kebenaran akan terungkap "cepat atau lambat".
Jadikan hal ini sebagai penopang kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.
Ingat !! Di zaman waktu nabi masih hidup, cobaan beliau lebih berat dibanding ini. Dan anggaplah ini adalah ujian dari Allah kepada kita untuk mengukur seberapa cintanyakah kita kepada Allah swt, nabi Muhammad saw beserta keluarga dan para kerabat beliau, terhadapa Al-Qur'an dan terhadap agama kita juga.
Islam adalah agama yg damai dan tak ada paksaan dalam islam.
Ashadu anla ilaha illallah wa ashadu anna muhammadarrasulullah
Allahu Akbar..
Ingatlah smua para hamba allah.
Ssungguhnya cobaan adalah, jalan untk meraih ridho allah.
Jalanilah cobaan x an dgn ke ikhlasan.
N ingatlah 1hal, dmn ad awal, pasti ad akhir.
Pnderitaan qta, suatu saat allah akan balas dgn ke bhagiaan.
Ckup dgn ke ikhlasan dlam mnjalani, insya allah smua terasa ringan tuk di jalani.
by : Lhein Wu
Sebagai bahan renungan atas beredarnya Pelecehan dan Hujatan atas Kanjeng Rasul dan Al-Qur'an

Bismillahi rohmani rohim
Alif lam mim.
Zalikal kitabu laraiba fih(i), hudal lil muttaqin(a).
Allazina yu'minuna bil gaibi wayuqimunas salata wa mimma razaqnahum yunfiqun(a).
Wa lazinayu'minuna bima unzila ilaika wa ma unzila min qablik(a), wabil akhirati hum yuqinun(a).

"Alif lam mim. Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya: petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. (Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, melaksanakan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur'an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya kiamat.
Q.S. Al-Baqarah : 1-4 by : Lhein Wu
Do'a kami untuk-Mu

Yaa Allah Yaa Rob...
Lapangkanlah dada hamba melihat tudingan dan hujatan keras terhadap junjungan Nabi Besar Muhammad saw.
dan tabahkan pula kami para wanita muslimah atas hujatan dia/mereka..
Berikan kami kesabaran dalam menghadapi segala tuduhan yg sangat menyesakkan dada kami..

Yaa Allah Yaa Rob...
Tak ada yang maha tau lagi maha bijaksana melainkan Engkau maka Engkaupun yg tau mana yg benar dan mana yg buruk...
Tak ada yang maha pengampun lagi maha pemurah melainkan Engkau maka ampuni mereka walau mereka telah berada jauh dari-Mu...

Yaa Allah Yaa Rob...
Kami yakin bahwa kebenaran itu akan terungkap cepat atau lambat...
Semoga limpahan rahmat-Mu senantiasa berada dalam jiwa kami...
Amiin Yaa Robbal Alamin...
 



0 comment:

Posting Komentar