Kau Tau?...

Kau tahu apa yang menyenangkan? Saat perempuan-perempuan berpikir aku pernah mencintai mereka. Dan tebak apa yang menyakitkan? Mencintaimu.

Kamis, 18 April 2013

Seneng apa galau?

Coba pahami kalimat dibawah :D "Berlari kearahmu, duduk di pangkuanmu, bersandar di dadamu, bahagia dalam pelukanmu, seketika itu aku mati dalam dekapanmu." Apa yang anda tangkap dari kalimat diatas? Mengertikah maksudnya apa? Jika anda seorang pujangga, harusnya anda tau....

Salah!

Dan sore tadi aku merasa begitu hidup. Disatu sisi sebagai ksatria, berjuang demi cintanya, senang susah ditempuh tanpa lelah. Namun di sisi lain aku sebagai pengecut, pria yang kecut. Memanglah berdiri diatas kebohongan selalu membuatku tak tenang dan sayangnya penyesalan tak lagi bisa dibuang. Aku yang harus menanggungnya sendiri bersama penderitaan.. Ahhh Berjalan dengan lenggang diatas rasa ketakutan. Memanggul kebohongan sebagai modal perjuangan. Membawa penderitaan sebagai bekal harian. Sayang, sayang, sayangnya keterlaluan... Jadi hanya...

Sulit...

Aku mengungkapkanya semudah merangkai syair dan aku membuktikannya sesulit merubah takdir... Begitu mudah mengungkapkan sebuah perasaan. Dengan sedikit alunan lagu dan lantunan syair berbait-bait, itu akan terdengar indah dan meyankinkan. Denagn Mudahnya hati luluh dan terbuai seakan itu adalah kata-kata yang tumbul dari hati seseorang. Nyatanya? Itu bisa saja sebuah tipuan kan? Lalu bagaimanakan dengan pembuktian akan sebuah perasaan. Mudahkah? Nggak kan? Bagaimana mungkin aku bisa mengatakan bahwa aku mencintaimu, bahwa aku menyayangimu hanya...