Kau Tau?...

Kau tahu apa yang menyenangkan? Saat perempuan-perempuan berpikir aku pernah mencintai mereka. Dan tebak apa yang menyakitkan? Mencintaimu.

Hai Aku...

Hai orang yang gagal jatuh cinta, sedang apa kau? Ah, senyummu! Kukenal senyum palsu itu! Aku juga pernah melakukannya saat bersamamu.

Hanya Kamu

Aku sayang kamu sejak lama, tapi kini aku punya mata yang baru. Mata yang tertutup bagi segala keindahan perempuan yang bukan kamu.

Beda Cerita

Beda ceritanya, antara kamu sudah mengisi hati seseorang atau kamu hanya sedang membuat seseorang sibuk hingga tak sempat menengok hatinya.

Bangga Menjadi Diri Sendiri

Kamu harus bangga bahwa kamu adalah kamu. Sebab mungkin tidak mudah bagi orang lain bila menjadi kamu. :)

Minggu, 11 Mei 2014

Std

Seorang lelaki bergegas lari melewati pintu gerbang sekolah seperti kesurupan. Kemudian berhenti sejenak sebelum bertemu kerumunan, celingukan ke kesana kemari. Aku yang tengah duduk di sebuah kursi yang ada di sebelah kiri pintu satpam memandangi dia dari kejauhan. Yang aku fikirkan, dia sedang mencari seseorang, mungkin pacarnya. 

Dan pastinya, dia sedang berusaha membuat waktu menunggu pacarnya itu tak menjadi lebih lama.
Hanya beberapa detik dia berdiri, dia menyerah pada kerumunan siswa baru di hadapannya. Merogoh sesuatu dibalik saku celananya, dia mencoba menghubungi seorang melalui ponselnya.
Aku kemudian mengabaikan dia, berusaha untuk tak memperhatikan lebih lama lelaki itu.

Seseorang yang menunggu dia, sepertinya tengah dilanda kegundahan. Iya, menunggu itu selalu membosankan. Bila memang ada menunggu yang menyenangkan, tolong, aku pesan 2 bungkus, sambelnya dipisah.

"Eh sial, gw juga lagi nungguin orang. Si Roni lagi kemana ya. "
Hari itu hari senin, hari pertama test seleksi masuk SMA. SMA favorit yang mengerikan, dimana bidadari seperti Ayu Alfiyati dan homo-homo layaknyaAndhika Putra Abdi Pratama dan Rangga Syaelendra berkeliaran bersatu padu.
Satu sekolah yang mampu menyadarkanku akan satu hal.Satu hal. Dan pada hari itu, dimulailah beberapa kejadian mengenaskan yang redup terang mewarnai hidup, lebih dari merah sunset dari kedekatan lautan.

Rabu, 07 Mei 2014

Waktu itu kamu. Aku.

Pukul 22.22 tepat, mengingatkan aku pada suatu masa. Bahwa membahagiakan kamu, begitu berharga dalam waktuku.

Rabu, 30 April 2014

Aku hanya ingin

Sebenarnya ini berawal dari aku sendiri. Aku terlalu pengecut untuk takut dekat dengannya. Sehingga aku berakhir menjadi seorang pengagum saja.
Mengatakan perasaanku membuatku takut. Aku hanya ingin terus mencintainya. Dan bila tiba waktunya aku mengatakan. Kemudian muncul dimana aku tak lagi dapat melakukan itu. Aku tak mau. Jadi aku memilih untuk terus seperti ini.

Minggu, 27 April 2014

Hari ini

Setelah sekian lama, aku kembali menemukan namanya.. udah gitu aja..

Senin, 21 April 2014

Cinta adalah hutang

Semakin kamu mencintai seseorang, semakin kamu merasa berhutang sesuatu yang kamu sendiri tak tahu itu. Sehingga untuk meninggalkan, kamu tak mau. Bahkan takut.