Kau Tau?...

Kau tahu apa yang menyenangkan? Saat perempuan-perempuan berpikir aku pernah mencintai mereka. Dan tebak apa yang menyakitkan? Mencintaimu.

Hai Aku...

Hai orang yang gagal jatuh cinta, sedang apa kau? Ah, senyummu! Kukenal senyum palsu itu! Aku juga pernah melakukannya saat bersamamu.

Hanya Kamu

Aku sayang kamu sejak lama, tapi kini aku punya mata yang baru. Mata yang tertutup bagi segala keindahan perempuan yang bukan kamu.

Beda Cerita

Beda ceritanya, antara kamu sudah mengisi hati seseorang atau kamu hanya sedang membuat seseorang sibuk hingga tak sempat menengok hatinya.

Bangga Menjadi Diri Sendiri

Kamu harus bangga bahwa kamu adalah kamu. Sebab mungkin tidak mudah bagi orang lain bila menjadi kamu. :)

Sabtu, 13 Desember 2014

Percakapan di malam kemarin...

Key? keysha..

Pergi kamu! gak seharusnya kamu hubungin aku lagi..

Hmm, padahal aku belum mengenalkan diriku..

Aku tahu jelas suaramu don... Darimana kau tahu nomorku!

Haha tak perlu kamu tahu dari siapa, mmm aku hanya ingin minta Maaf soal kemain.

Bukan kata maaf yang aku perlukan Don! ketiadaan kamu yang aku mau..

Ku kira kamu tak lagi cengeng seperti dulu key, jangan buat aku tak bisa jauh dari kamu lagi. Manjamu penjara bagiku.

Dasar pembohong ulung. Mana mungkin aku tertipu lagi oleh kata-katamu.

Tapi aku cukup brengsek untuk dapat kau sayangi, atau sekedar kau rindukan.

Cukup! Katakan saja alasan mengapa kamu kembali? Apakah lagi kamu terluka karena seseorang? Dan berharap aku yang menyembuhkan?

Haha, kau jahat key. Aku tak seperti itu.

Aku bukan pelupa don... sudah, pergi sana...

Baiklah, aku mengerti. Kamu ingin segera menemuiku di alam mimpi.

Ngarep! Aku mau ngerjain tugas. Kalau tahu itu kamu, aku tak mau terima panggilan tadi.

Yaudah, selamat malam nona, aku tunggu besok di ECT.

Hey, kenapa kau bisa tahu aku besok mau ke..

*Tuut.. tuut....*

Sialan kamu don... Ah....

Selasa, 18 November 2014

Kamu tak harus

Kamu tak harus berada di tempat kamu berdiri, kakimu hanya mengotori bumi, nafasmu mengotori udara, matamu membutat bunga layu, bibirmu membuat langit mendung, tawamu membuat pohon mengugurkan daunnya, kamu tak harus ada di hati ini, hadirmu membuatku mati berkali-kali.

Mungkin

Mungkin, mungkin dan mungkin.
Sebuah argumen yang keluar dari mulut sendiri,
namun hati masih ragu untuk meng-iya-kan..
Kata 'Mungkin' akan selalu berdiri di depan setiap harapan.

Sungguh, aku tak ingin ragu untuk mencintaimu.
Sekalipun rasa takutku ini selalu membelenggu langkahku.
Kehilanganmu, aku tak mau.
Aku tak mampu, aku tak tau.

Aku tak mau bila menghadapi kenyataan bahwa kamu bukan untukku.
Aku tak mampu bila pada akhirnya, aku menghidupi waktuku sendirian.
Aku tak tau harus mencintai siapa lagi, yang ku harap cuman kamu.

Mungkin, ada alasan dari setiap ragu.
Mungkin, ada penjelasan dari setiap sendu.
Tapi ku yakin, tak ada lagi kesempatan untuk aku.
Kembali mencintai kamu, bila aku telah memutuskan untuk kalah.

Selasa, 04 November 2014

Aku ingin..

Aku ingin bertemu kamu..
Sejengkal demi sejengkal menjamahi wajahmu..
Menikmati manisnya senyummu..

Aku ingin bertemu kamu..
Aku rindu kamu..
Aku mau kamu..

Malam berlalu pagi aku menunggu, berharap datang waktu aku melihat kamu...
Telah lama kunanti saat-saat aku bisa kembali berkata padamu.
Bahwa aku ingin kamu..

Singkat kali perjumpaan kita.
Tak sedikitpun boleh dikatakan satu masa.
Hingga aku tak memiliki daya untuk mengingat satu.
Satu pun hal yang bisa aku simpan di dalam hati, tentang kamu.

Aku ingin bertemu kamu...

Rabu, 17 September 2014

Badai Mentari ~

Ada Updetan PM seseorang di BM, katanya siang tadi menjadi begitu panas karena efek badai matahari. Suhu bumi menjadi meingkat derastis.
Benarkah?
Banyak orang di sekitar juga berkata demikian disaat dengan satu persatu aku menanyai mereka.
Tapi mengapa tidak dengan aku?
Apa yang aku rasakan selalu sama. Ah apalah, seterik apapun sang mentari, semenyebalkan apapun kerjaan dalam sehari, selama kamu ada di sisi, hanya sejuk yang kurasa dalam hati...